cara membangun emosi positif

Cara Membangun Emosi Positif Si Buah Hati


shafira.com

Dalam perkembangannya, emosi menjadi pengendali dan kunci utama seorang anak dalam berprilaku daripada pemikiran rasional dan logis. Sebagai orang tua tentunya kita harus memahami bagaimana emosional si buah hati dan cara memotivasi mereka untuk selalu mengarahkan perilaku dan pemikirannya kearah yang lebih baik. Ada 3 kebutuhan yang dapat menunjang terbangunnya emosi positif pada buah hati, diantaranya adalah:

  1. Kebutuhan untuk merasa aman

Salah satu kebutuhan terkuat yang diperlukan seoarang anak adalah perasaan aman didalam diri dan lingkungannya. Seorang psikolog Dr. Gary Chapman, dalam bukunya “lima bahasa cinta” mengatakan bahwa, kita semua memiliki tangki cinta psikologi yang harus di isi, lebih tepatnya jika anak maka orang tuanya lah yang sebaiknya mengisi. Anak yang tangki cintanya penuh maka dia akan suka pada dirinya sendiri, tenang dan merasa aman. Hali ini dapat diartikan sebagai inner motivasi. Dan rasa aman akan tumbuh jika kita sebagai orang tua mampu meyakinkan si buah hatinya dengan kasih sayang dan ucapan “tenang sayang kamu aman bersama papa, mama akan temani kamu, hey,, papa disini akan menjaga kamu sayang”.

  1. Kebutuhan akan pengakuan(merasa penting) dan diterima/dicintai.

Peringatan keras bagi orang tua : Jika anak-anak tidak merasa dicintai dan diterima oleh orang tua, mereka akan terdorong untuk mencarinya disemua tempat yang salah. Biasakan menatap matanya saat bicara, usahakan tatapan mata datar atau “mata sayang”, sentuh bagian bahunya saat bicara atau bagian manapun asal sopan untuk menunjukkan kita ada bersama dan dekat dengannya dan katakan : “apapun yang terjadi papa/mama tetap sayang kamu, kamu tetap jagoan papa/mama, dimata papa/mama kamulah yag paling cantik/tampan”.

  1. Kebutuhan untuk mengontrol (merasa mandiri/keinginan untuk mengontrol)

Proses ini adalah proses kebutuhan si buah hati untuk bebas dan mandiri. Jadilah sahabat terbaik untuknya, pada tahap perkembangan ini jangan buat dia merasa terkekang. Jika memungkinkan, jika Anda melihat buah hati perlu untuk melakukan sesuatu sendiri maka ijinkanlah. Sebenarnya itu adalah proses belajar untuk dirinya sendiri dan akan bermanfaat dimasa dewasa. Harga diri anak akan semakin tinggi, jika kita rajin memberikan kontrol kepada anak, karena anak merasa mampu melakukan kegiatan tanpa bantuan. Dan,yang penting luangkanlah waktu khusus untuk beraktivitas dan kontrol dengan baik dan mengawasinya dengan kasih sayang, misalnya: anak umur 2-3 tahun minta makan sendiri, pergi ke sekolah sendiri, dll.

Dengan begitu Insya Allah emosi positif si buah hati pun sedikit demi sedikit akan terbangun. Ingat ayah, bunda…sekolah pertama buah hati ada ditangan Anda!

MSF

Source : http://www.timothywibowo.com

 

About the Author

Related Posts


Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/ujungber/public_html/media-shafira/wp-content/plugins/facebook-like-and-comment/comments.php on line 21